Header Ads

Warga Desa Selinsingan Digegerkan Penemuan Mayat


Seluma, Rakjat.Com - Warga Desa Selinsingan Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, digegerkan dengan penemuan Mayat berjenis kelamin Laki-laki di Sungai Air Talang Kelup pada Kamis Pagi (23/08) sekira pukul 11:00 WIB.


Diketahui identitas mayat laki-laki tersebut adalah Ahwanto (45) yang merupakan Warga Desa Selinsingan, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani. Pada saat ditemukan mayat mengapung di Sungai dengan menggunakan Kaos Warna Coklat Celana Kolor Warna Hitam.



Berdasarkan keterangan Saksi, Korban berangkat ke Kebun Sekitar Pukul 08:00 WIB dengan menggunakan Sepeda Motor. Dan Sepeda Motor diletakakan di Pondok Kebun milik Korban yang berada di Pinggir Jalan. Kemudian sekira Pukul 10.30 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan terapung di Air Talang Kelup dalam kondisi diduga sudah meninggal dunia, selanjutnya saksi menghubungi Warga yang lain dan Pemerintahan Desa, kemudian Gustiawan selaku Kaur Kesra menghubungi Bhabinkamtibmas.


Dari hasil olah TKP, Korban diperkirakan berjalan kaki ke Kebun Sahirin yang berjarak sekitar 200 M, yang mana di Kebun milik Sahirin tersebut terdapat sebatang Pohon Petai yang sedang berbuah dan diperkirakan Korban memanjat Pohon Petai tersebut yang ketinggian Pohon Petai Sekitr 12 M.


Di Atas Pohon Petai tersebut terdapat Sebatang Galah dari bambu yang diduga untuk memetik Buah Petai dan masih tersangkut di Pohon Petai. Kemudian di Samping Pohon Petai ditemukan bercak darah yang diperkirakan adalah darah korban akibat jatuh dari Pohon Petai.

Selanjutnya ditemukan Jejak Ngesot dari Pohon Petai ke Arah Sungai yang berjarak sekitar 20 M tempat ditemukan Korban sedangkan di Tubuh Korban ditemukan luka menganga dan patah pada pergelangan Kaki Kanan dan Luka Memar pada tangan kiri Dan kanan bagian dalam dan lecet pada bagian lutut sebelah kiri akibat gesekan.

Akibat kejadian tersebut, pihak Polsek setempat telah meminta keterangan 3 saksi. Dalam kejadian ini juga pihak keluarga enggan jasad tersebut diotopsi dikarenakan pihaknya telah menerima kepergian Beliau. (yanto)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh PLAINVIEW. Diberdayakan oleh Blogger.