Empat Bulan Tak Ketahuan, Perilaku Bejat Lansia Akhirnya Terbongkar


Bengkulu, Rakjat.com - Beberapa bulan berhubungan suami istri dengan siswi SMP, perilaku bejat pria berusia 70 tahun ini terbongkar usai pelaku meminta korban mengajak temannya untuk bergabung bersamanya dengan iming-iming uang.

Menurut keterangan pelaku, pelaku sudah melakukan tidakan bejat tersebut sejak bulan Juli lalu. Tindakan bejat tersebut pertama dilakukan dikediaman pelaku di Kecamatan Selebar.

Kejadian ini bermula ketika pelaku mengajak korban yang merupakan siswi SMP berusia 13 tahun kerumahnya dengan modus membantu pelaku membersihkan rumah, hingga akhirnya korban diminta pelaku untuk membersihkan kamar tidur pelaku. Pada saat itulah, akal bejat pelaku berjalan dan pelaku mulai melancarkan aksinya. Didalam kamar tidur, pelaku merayu dan membujuk korban dengan sejumlah uang untuk berhubungan badan dengannya.

"Modus pelaku ini akan memberikan sejumlah uang jika keinginannya dipenuhi korban. Kejadian ini sudah berlangsung sebanyak 4 kali dengan total uang yang sudah diberikan pelaku sebesar 450.000 kepada korban," ujar Kasatreskrim Mapolres Bengkulu, AKP Indramawan, Sabtu (10/11).

Tindakan ini terus berlanjut sampai titik dimana pelaku meminta korban mengajak seorang temannya untuk bergabung melakukan tindakan bejatnya tersebut. Namun sayang, iming-iming sejumlah uang yang sebelumnya berhasil, gagal total terhadap teman korban. Merasa tidak senang dengan tawaran dan perlakuan tak sopan pelaku, teman korban melaporkannya kepada guru disekolahnya.

"Atas permintaan itu korbanpun tertarik dan mengajak rekannya untuk menemui pelaku. Saat itulah, rekan korban tak terima atas permintaan pelaku dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepihak sekolah. Selanjutnya pihak sekolah memberitahu orang tua korban dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Aparat Kepolisian,"jelasnya.

Ketika dimintai keterangan, pelaku mengaku sangat menyesal atas tindakan dan perbuatannya selama ini, terlebih hingga saat ini pria yang sudah mendudua selam abulan ini sudah memiliki enam orang anak dan cucu.

"Saya sangat menyesal dan malu atas perbuatan saya ini, saya khilaf," tuturnya.

Atas tindakan bejat pelaku, dirinya dijerat pasal 81 RI Nomor 17 Tahun 2018 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI Nomor I tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, diancam hukuman kurungan penjara paling singkat 5 (lima) tahun paling lama  lima belas (15) tahun.

Atas laporan tersebut, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Bengkulu untuk dimenjalani proses hukum lebih lanjut.(DPS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.