Irwan Ingatkan Caleg untuk Tidak Berkampanye di Fasilitas Pendidikan



Bengkulu, Rakjat.com – Cegah Calon Legislatif (Caleg) melanggar aturan, Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra ingatkan Caleg untuk tidak menggunakan fasilitas pendidikan dalam urusan kampanye politik.

Para pemilih muda menjadi sasaran empuk caleg berkampanye. Selain sumbangan suara yang cukup banyak, pemilih muda bisa dengan mudah dipengaruhi apabila caleg dapat mengerti apa yang diinginkan generasi milenial. Selain itu, diantara pemilih-pemilih muda, tidak sedikit yang masih bersifat swing voters yang artinya, pilihannya masih dapat diubah dan belum bisa menetapkan pada satu pilihan.

Irwan membernarkan, bahwa kampanye terhadap generasi muda bukan hal yang salah. Kesalahan akan terjadi apabila caleg melakukan sosialisasi atau kampanye menggunakan fasilitas pendidikan, karena dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) hal itu sudah ditetapkan.

"Yang harus diperhatikan oleh tim kampanye ataupun pasangan calon adalah tidak menggunakan fasilitas pendidikannya, artinya dia tidak melakukan kampanye itu di (lingkungan-red) kampus," ujar Irwan ketika diwawancarai, Kamis (29/11).

Apabila ada caleg yang terbukti melakukan kampanye terselubung didalam kampus, Irwan mengatakan, Badan Pengawas Pemilu akan menyelidiki, menindak yang selanjutnya memberikan sanksi administrasi dan tidak menutup kemungkinan caleg akan diberi sanksi pencabutan pencalonan.

"Kita berharap, para calon maupun tim kampanye menggunakan cara-cara (kampanye-red) yang fair, objektif, jujur dalam melaksanakan kampanye, artinya tidak menggunakan cara-cara yang tidak dibenarkan oleh undang-undang kita dalam melakukan kampanye, lalukanlah kampanye sesuai dengan regulasi kita, tidak sembunyi-sembunyi, tidak menggunakan fasilitas baik terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi," tambahnya.

Selain fasilitas Pendidikan, caleg juga dilarang melakukan kegiatan kampanye di fasilitas pemerintah, kesehatan dan lain sebagainya.(DPS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.