Luruskan Pemberitaan Dugaan Penyalahgunaan DD/ADD, Polres Seluma Berikan Pernyataan Resmi

ilustrasi

Seluma, Rakjat.com – Cegah berita simpang siur terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD) desa Maras Bantan yang dilakukan mantan Kepala Desa ZM, Polres Seluma berikan pernyataan resmi, Kamis (29/11).

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Polres Seluma melalui Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) beserta Kasi Humas, penanganan kasus Maras Bantan terkait penyalahgunaan DD/ADD tahun 2016 saat ini Polres Seluma baru mengamankan 1 (satu) orang yakni mantan Kades Maras Bantan berinisial ZM.

Penyalahgunaan ADD yang dilakukan diantaranya, tersangka melakukan pemotongan gaji honorer pegawai, melaporkan kegiatan fiktif terkait penyuluhan lansia dan giat posyandu. Selanjutnya, DD yang disalahgunakan diantaranya kelebihan pembayaran pada pembangunan tapal batas, pembangunan gorong-gorong, peningkatan kantor desa, peningkatan gedung PAUD, dan pembukaan jalan desa.

Terkait temuan tersebut, BPKP telah melakukan audit dan menyatakan ada kerugian negara senilai 109 juta rupiah. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyidikan lebih lanjut.

“Penyidik akan mendalami keterangan yang diberikan oleh tersangka dan apabila alat bukti telah cukup, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka yang lain,” ucap Kanit Tipikor Polres Seluma, Berika sugino.(Yt)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.