Monitoring Center dan HD City Wujud Inovasi Pemkot Bengkulu


Bengkulu, Rakjat.com - Belum satu tahun
pemerintahan Helmi-Dedy, Pemerintah Kota Bengkulu kembali berinovasi dengan meresmikan Monitoring Center, aplikasi HD City, dan layanan Wi-Fi gratis, Rabu (19/12).

Monitoring Center merupakan upaya Pemerintah Kota mencegah dan menurunkan angka kriminalitas yang ada di Kota Bengkulu. Ruangan Monitoring Center ini terkoneksi dengan 33 unit CCTV yang terpasang di 3 koridor yang berbeda.

Koridor I berlokasi di Pantai Jakat, Pantai Panjang, Lingkar Barat dan Pagar Dewa. Koridor II berlokasi di Kampung Cina, Simpang Jamik Jl. Suprapto, Simpang Lima, Padang Jati. Untuk koridor III berlokasi di Kampung Bali, dan Suka Merindu. Seluruh CCTV yang terpasang tak hanya dapat dilihat oleh Monitoring Center Pemkot Bengkulu, melainkan terkoneksi dengan Command Center Polda dan Polres Bengkulu.

“Salah satu fungsi dari monitoring center ini adalah memantau aktivitas yang berada di titik strategis kota bengkulu, sehingga melalui monitoring center ini Pemkot Bengkulu berupaya meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kota Bengkulu. Selain itu, melalui monitoring center ini juga diharapkan membantu kepolisian dalam menekan angka kriminalitas,” ucap Dedy.

Aplikasi HD City merupakan aplikasi yang dapat diunduh oleh masyarakat, khususnya masyarakat kota Bengkuluyang berfungsi sebagai portal informasi umum tentang Kota Bengkulu. Didalamnya berisi informasi gambaran Kota Bengkulu yang meliputi wilayah, pemerintahan, info lokasi-lokasi penting, termasuk obyek wisata unggulan serta hotel dan restoran yang direkomendasikan dalam wilayah Kota Bengkulu. 

Tak hanya mendapat layanan yang ditawarkan Pemerintah, masyarakat juga dapat melaporkan hal-hal yang menyangkut kota Bengkulu melalui menu citizen report atau laporan masyarakat.


Sedangkan HD Oto merupakan program yang ada didalam aplikasi HD City yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan jasa ambulans. Ambulans ini dapat digunakan untuk mengantar pasien ke fasilitas kesehatan maupun mengantar jenazah ke lokasi pemakaman. Menurut keterangan Medy Pebriansyah, Kadis Kominfo Kota Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu hingga saat ini memiliki 22 unit ambulans.

“Seluruh fasilitas, sarana, dan program yang kita resmikan dan luncurkan hari ini merupakan bagian dari upaya bapak walikota, bapak wakil walikota, upaya pemerintah kota bengkulu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menciptakan rasa aman, tentram dan nyaman bagi masyarakat dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat,” ujar Medy.(DPS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.