RM Dipindahkan Tergesa-gesa, Ini Jawaban Kemenkumham

Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Bengkulu, Rakjat.com - Pemindahan Mantan Gubernur Bengkulu RM dan istrinya LM dinilai tergesa-gesa, Kemenkumham Kanwil Provinsi Bengkulu katakan hal itu diakibatkan surat pemindahan masuk ketika jajaran Kemenkumham Kanwil Provinsi Bengkulu sedang dalam tugas dinas di Jakarta.

Menurut informasi yang didapat dari Kemenkumham Kanwil Provinsi Bengkulu, Mantan Gubernur Bengkulu akan dipindahkan ke Lapas Sukamiskin, sedangkan istrinya ke Lapas perempuan tangerang.

Ilham Djaya selaku Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu mengaku tidak terfikir untuk menghubungi awak media dalam proses pemindahan RM dan istrinya pada hari minggu (2/12) lalu karena situasi dan kondisi yang serba singkat dan terkesan mendadak. Hal ini dikatakan Ilham Djaya dalam Konferensi Persnya di Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Bengkulu, Senin (3/12).

Bahkan Ilham juga mengatakan, permintaan penjagaan yang dilakukan Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu terjadi secara mendadak.

"Mendadak sekali informasinya kami dapatkan, karena faktor tanggalnya itu pas kita semua para pejabat, empat kepala divisi dan teman-teman kepala bidang semua dipanggil ke Jakarta dalam rangka Rakor Halaborasi di Jakarta," ungkapnya.

Ilham menilai sebenarnya pemindahan RM ini bukan hal yang mendadak, karena surat pemindahan sudah masuk beberapa hari sebelum pemindahannya kemarin (2/12). Akan tetapi, momen masuknya surat pemindahan itu sangat bertepatan dengan kegiatan penjabat kanwil yang sedang memenuhi undangan Rakor dan posisi Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu yang kosong dikarenakan hari libur.

"Sebetulnya kalau dibilang cepat juga tidak, bahkan ada yang lebih cepat pemindahannya, tapi karena pada saat itu semua tim ini ada di Jakarta, sehingga pelaksanaan informasi itu agak rada-rada terhambat," pungkasnya.(DPS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.