Kadernya Terjaring OTT, Ini Sikap Gerindra


Bengkulu, Rakjat.com — Masih hangat dalam ingatan kita tentang HN oknum anggota komisi I DPRD Bengkulu Tengah yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu. Menanggapi hal tersebut, pengurus DPP Partai Gerindra mengatakan pihaknya akan tetap bertanggung jawab dan memberikan bantuan hukum sewajarnya.

Meyriza Endipat Wijaya, Selasa (15/1/2019) mengatakan pihaknya tidak akan lepas tangan terhadap kasus yang menimpa kadernya, HN. Meskipun begitu, HN akan mendapatkan sanksi dari partai yang hingga saat ini belum ditentukan.

“Kita akan bertanggung jawab, mekanisme partai akan dilaksanakan misalnya, pemberhentian sementara dan lainnya harus kita lakukan. Jadi kita masih menunggu proses hukumnya seperti apa karena kita tau negara ini negara hukum, asas praduga tak bersalah kita utamakan terlebih dahulu,” terang Meyriza ketika diwawancarai awak media.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihaknya akan memberikan bantuan hukum, karena bantuan hukum merupakan hak setiap warga negara.

“Walaupun orang bersalah bantuan hukum tetap dilaksanakan. Sebenarnya kita juga telah melakukan pembinaan dan memberikan wawasan, tapi kita tau dilapangan tidak bisa mengontrol seratus persen dilapangan. Seperti kita lakukan diklat Jakarta sudah kita lakukan tapi tentunya ada oknum tertentu yang mungkin membuat kesalahan mudah mudahan ini menjadi pelajaran bagi pribadi beliau dan bagi masyarakat umum,”kata Meyriza Endipat Wijaya.

(DPS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.