Pemda BU Gelar Rapat Tim Pemantauan Perkembangan Politik


Bengkulu,Rakjat.com - Dalam Rangka Pemantauan Perkembangan Politik di Daerah Kabupaten Bengkulu Utara pada pelaksanaan Pemilu serentak April Tahun 2019, Pemerintah Daerah (Pemda) mengelar Rapat rapat Tim,pada Selasa (19/3).



Pantauan Wartawan Media ini dihadiri,Byoati BU Ir.H.Mian,Kapolres,Dandim 0423, seluruh pejabat Bengkulu Utara terdiri Camat, Kapolsek, Danramil, serta Sekda BU DR. Haryadi,MM,M.Si,yang digelar di Gedung Pola Pemda Bengkulu Utara.

Kegiatan rapat koordinasi (rakor) ini  mengusung tema "Dalam Rangka Mewujudkan  Keamanan, Ketertiban dan Kelancaran, Pileg dan Pilpres tahun 2019".



Dalam sambutannya Sekda BU, Haryadi, mengatakan, Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) agar adanya sinergitas yang kuat antara penyelenggara Pemilu, Pemerintah Daerah dan unsur Forkopimda Bengkulu Utara hingga ketingkat bawah.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan kondisi Pemilu yang damai dan aman. Pelaksanaan Pemilu serentak dapat menghasilkan pemimpin Nasional yang berintegritas dan amanah.
Kesiapan penyelenggara pemilu serentak.



Sementara itu, Bupati BU, Ir. Mian, memberikan apresiasi kepada pihak Kesbangpol BU bersama Forkopimda yang berhasil kolaborasi untuk menyukseskan Pemilu Serentak tanggal 17 April 2019 mendatang. Selain itu sesuai dengan Permendagri dan UU Pemilu maka ditindaklanjuti aksi menjelang Pemilu serentak 2019. Hasil kegiatan ini dilaporkan ke Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Daerah masing-masing wilayah di Indonesia.

"Suksesnya Pemilu harus didukung semua pihak sehingga hasil yang diharapkan bisa tercapai maksimal. Kita ingin Pemilu dapat berjalan dengan sukses, aman, dan damai. Media harus dapat memberikan informasi yang menyejukkan kepada masyarakat," ujarnya.

Cegah tangkal dini atas kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan harus terus diupayakan secara bersama-sama. Agar pesta demokrasi terbesar serentak mampu menghasilkan pemimpin yang amanah dan berintegritas tinggi."Waspadai, money potilik, politik identitas, black campaing, serangan fajar dan hal negatif lainnya. Kolaborasi antar semua pihak diutamakan sehingga partisipasi Pemilu dan masyarakat sesuai harapan," tutupnya.(FRK/adv)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.