Blusukan Ke BS, Gubernur Hadiri Festival Ayiak Manna 2


Bengkulu Selatan, Rakjat.com - Dalam rangkaian Kunjungan Kerja ke Kabupaten Bengkulu Sleatan, Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah menghadiri langsung Pembukaan Fetival Ayiak Manna 2 di Geluguran Kayu Ajaran, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan pada Minggu (25/08).

Selain Gubernur, tampak hadir dalam kegiatan tersebut yakni Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Unsur OPD dan FKPD Jajaran Pemerintahan Kabupaten Bengkulu Selatan dan Provinsi Bengkulu.

Acara ini dirangkai dengan Tarian Kreasi, Sambutan-sambutan Pelantikan Pengurus IOF Bengkulu Selatan Periode 2019-2023 oleh Gubernur Bengkulu, dan Pemberian Bantuan UPPO kepada Dua Kelompok Tani Tiga Sekundang Kecamatan Pino Raya dan Kelompok Tani Pagar Dewa Kecamatan Kota Manna dengan Jumlah Total Rp. 400.000.000,-.

Dalam penuturannya, Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi menururkan bahwa Kegiatan Festival Ayiak Manna ini merupakan kali keduanya digelar dengan tujuan mempromosikan potensi wisata di Bengkulu Selatan. Gusnan juga menambahkan bahwa Pemkab Bengkulu Selatan mendukung penuh program Gubernur 1 Daerah 1 Event.

"Ini merupakan kali kedua Event Ayiak Manna digelar, kami berharap ini dapat menjadi event tetap. Dari sini nantinya kita berharap agar Bengkulu Selatan terpromosi dan wisatawan terpanggil untuk datang ke Bengkulu Selatan. Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali dan dampaknya sangat baik bagi Bengkulu Selatan. Kami juga turut mendukung program Gubernur yakni 1 Daerah 1 Event. Atas kehadiran Pak Gubernur kami ucapkan terima kasih, kami juga berharap agar Pak Gubernur agar dapat mendukung program-program kami dan kami pun sebaliknya, " ujarnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Bengkulu menyampaikan bahwa beberapa poin diantaranya pesan kepada Pengurus IOF Kabupaten Bengkulu Selatan, dan terkait pengembangan event pada tahap awal.

"Kepada Pengurus IOF Bengkulu Selatan yang baru saja dikukuhkan saya ucapkan selamat menjalankan tugas dan mengemban amanah. Untuk 1 daerah 1 event, ketika pada awal event-event digelar itu hal biasa jikalau skalanya masing kecil, ekspos media, dan lain-lain. Dan itu semua adalah hal yang lumrah, untuk itu kita perlu tingkatkan. Kalau kita berkaca ke Festival Tabut, Festival Tabut itu sudah berlangsung berpuluh tahun yang lalu wajar jikalau begitu besar skalanya. Untuk itu pada tahap awal event kita kembangkan secara bersama-sama mulai dokumentasi hingga mekanisme event tersebut," tuturnya. (RR)





Editor : Redaksi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.