Polemik SDN 62, DPRD Gelar Hearing Bersama Pihak Terkait


Kota Bengkulu, Rakjat.com - DPRD Kota Bengkulu fasilitasi Wali Murid SDN 62 Kota Bengkulu untuk mencari solusi terkait polemik lahan SDN 62 Kota Bengkulu pada Senin (02/09/2019)
Hearing turut dihadiri aktifis mahasiswa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan kuasa hukum ahli waris.
Jecky Haryanto Kuasa hukum ahli waris mengatakan, sudah jelas diawal kalau mau lahan itu bayar ganti rugi hal itu sudah disetujui ahli waris untuk dicicil 1 miliar begitu juga pemerintah kota sembari menunggu penilaian ari tim aprasial. Menurut Jecky, selama ini pihak pemerintah Kota Bengkulu tidak menegaskan waktu cicilan sampai limite waktu tertentu. 
"Setelah 1 Milyar artinya akan ada pembayaran selanjutnya. Harapan kita pencicilan itu sudah selesai di 2019, dengan APBD awal dan APBDP sehingga persoalan ini tuntas dan sertifikat langsung kita kasih" Jelas Jecky
Ditambahkannya, soal opsi disewa, ahli waris menolak untuk disewa karena jika ada kata sewa karena akan muncul pertanyaan kemana sewa-sewa sebelumnya dari 1984.
Sementara itu, Kasrul Pardede mengatakan persoalan ini sudah mulai mencapai titik temu dimana hari ini di Sekretariat DPRD Kota Bengkulu dan pihak ahli waris hadir dan turut bicara untuk mencari solusi. 
"Mudah mudahan nanti ada keputusan bijak yang diambil oleh pemerintah" harap Kasrul
Irfansyah aktifis PMII Bengkulu menyampaikan, pemkot bersama pihak-pihak terkait untuk segera mencari keputusan yang cepat dan yang terbaik untuk siswa-siswi  SD N 62 Kota Bengkulu. 
Saat ini sedang berlangsung diskusi tertutup antara ahli waris bersama pimpinan DPRD Kota Bengkulu dan Sekretaris Daerah kota Bengkulu.(**/Adv)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.