Baru Menjabat Gubernur 10 Bulan, Rohidin Sukses Ubah ‘Wajah’ Bandara Fatmawati



Bengkulu,Rakjat.com – Desember 2018 yang lalu Dr.Rohidin Mersyah Resmi dilantik menjadi menjadi Gubernur Bengkulu, Artinya hingga saat ini terhitung Baru menjabat sekitar 10 Bulan. Gebrakan demi Gebrakan dilakukan oleh Gubernur Bengkulu demi mewujudkan Bengkulu yang Berkemajuan, Terbaru Gubernur Bengkulu telah berhasil merubah Wajah Bandara Fatmawati menjadi Bandara Skala Internasional.

Minggu (13/10) Gubernur Bengkulu Dr Rohidin Mersyah menghadiri Langsung acara penandatanganan perjanjian kerjasama antara Direktorat Jendral Perhubungan Udara dengan PT.Angkasa Pura II (Persero) tentang kerjasama Pemanfaatan (KSP) Barang milik Negara pada UBPU Fatmawati Bengkulu di SEIA Restoran Lantai 1 Menara Astra dijalan Jendral Sudirman Jakarta Pusat.

Pada kesempatan ini Turut hadir juga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Anggota DPR RI Dapil Bengkulu M. Soleh, Sekjen Kemenhub Djoko Sasono, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Wagub Bangka Belitung Abdul Fatah saling duduk berdampingan.

Direktur PT. Angkasa Pura II Muhammad Awaludin mengatakan dalam waktu dekat prioritas Pertama yang akan dilakukan iyalah sesuai arahan Kepala Daerah seperti Distinasi Utama, salah satunya bagaimana menambah Frekuensi dan menambah Rute, Jurusan baru.

“dalam waktu dekat, Prioritas pertama yang akan dilakukan PT. Angkasa Pura II (AP II), sesuai arahan dari kepala daerah akan menjadi destinasi utama, salah satunya bagaimana menambah frekuensi dari dan ke Bandara Fatmawati Bengkulu. Termasuk juga menambah rute dan jurusan baru,” Menurut Direktur PT. Angkasa Pura II Muhammad Awaludin.

Lanjut Muhammad Awaludin menambahkan nantinya yang kedua kami pihak Angkasa Pura akan melakukan pembangunan kawasan termasuk pelayanan,kenyamanan dan keselamatan penerbang.

 “Kedua, AP II akan mulai melakukan pembangunan kawasan termasuk pelayanan, kenyamanan dan keselamatan penerbangan,” Ujarnya Muhammad Awaludin.

Pihak Angkasa Pura II menargetkan proses koordinasi selesaikan sebelum akhir tahun. Agar proses pembangunan bisa dijalankan di program rencana kerja perusahaan tahun 2020.

"Alokasi anggaran investasinya untuk Bengkulu, sebesar 622,6 miliar dalam tahap pertama untuk rencana kerja 30 tahun, dan seluruh anggaran dari angkasa pura II," tambah Awaluddin.

Investasi tersebut disiapkan untuk pembangunan terminal baru, dalam dua tahap guna mengantisipasi pergerakan 5,6 juta penumpang dalam 30 tahun mendatang.

PT Angkasa Pura II menegaskan, 19 bandara yang berada di bawah PT Angkasa Pura II termasuk Bengkulu, dipastikan memiliki standar global.

Terkait kemungkinan Bengkulu menjadi Bandara Internasional, PT Angkasa Pura akan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, dan bersama Pemerintah Daerah akan terus mendorong upaya dan potensi tersebut, sehingga menjadi usulan konkrit.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya berharap, agar Angkasa Pura II dapat mempertahankan profesionalitas, dalam pengelolaan bandara yang diserahkan pengelolaannya oleh pemerintah.

"Keprofesionalitasan harus ditunjukkan karena di sini kita bisa menunjukkan kepada khalayak bahwa proses yang diminta oleh Pak Presiden ini tepat dan mendatangkan kemanfaatan," jelas Menhub.

Di lokasi yang sama, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengaku optimistis, Angkasa Pura II dapat mengembangkan Bandara Fatmawati Soekarno sehingga dapat mendukung pertumbuhan perekonomian Bengkulu.

"Alhamdulillah setelah 2 tahun intensif melakukan pembahasan akhirnya malam ini secara resmi beralih ke AP II, dapat dikembangkan sepenuhnya oleh AP II. Kita menyambut baik," ujar Gubernur Bengkulu.

Gubernur Rohidin berharap, Pemerintah Kota Bengkulu segera melakukan review terhadap tata kelola kota, dalam rangka pengembangan Bandara dan sekitarnya.

"Review RTRW Kota Bengkulu terutama pemanfaatan ruang di kawasan Bandara Fatmawati, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, karena ke depan akan tumbuh kawasan pergudangan, pertokoan, pusat kuliner dan perumahan," pungkas Gubernur.

Penyerahan mandat pengelolaan Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, oleh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan ke Angkasa Pura II, mendapat apresiasi dan respon positif anggota DPR RI M. Soleh.

"Ini merupakan perjuangan Gubernur Rohidin, sudah beberapa upaya dilakukannya, agar ini terwujud, saya menjadi saksi perjuangan gubernur, alhamdulilah malam ini terwujud," ujar M. Soleh yang juga mantan Ketua DPD RI ini.

M. Soleh yakin, pengembangan Bandara Fatmawati Bengkulu, dapat mendongkrak pembangunan nasional khususnya kawasan pulau Sumatera.

"Selanjutnya, kita kembali dorong bersama Bandara Fatmawati menjadi Bandara Internasional dan kita harus optimis ini akan terwujud," tambah M. Soleh.

M. Sholeh berharap, Bandara Fatmawati menjadi etalase Provinsi Bengkulu dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.





Editor : Redaksi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.