Hakim Menolak Gugatan Pembatalan Izin Lingkungan PT TLB



  • PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) Dapat Mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bengkulu Sesuai Jadwal

Bengkulu,Rakjat.com – Majelis Hakim Perkara No. 112/G/LH/2019/PTUN.BKL
yang diketuai oleh Baherman, S.H., menolak gugatan pembatalan izin lingkungan milik
PT Tenaga Listrik Bengkulu yang diajukan oleh Harianto dan Kawan-kawan (Para Penggugat,Red).

Penolakan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa Para Penggugat tidak memiliki
kepentingan hukum untuk mengajukan gugatan. Untuk mendukung hal tersebut, Majelis
Hakim di dalam pertimbangan putusannya, menguraikan Penolakan ini dilakukan karena
Para Penggugat dianggap tidak memiliki kepentingan hukum untuk mengajukan gugatan.
Pembangkit Listrik Tenaga Uap Bengkulu masih dalam tahapan uji coba dan belum
beroperasi serta belum berakibat yang berdampak terhadap adanya pencemaran apalagi
kerusakan lingkungan. Selain itu, dalil Para Penggugat mengenai pencemaran
lingkungan tidaklah didukung dengan adanya scientific evidence berkenaan dengan telah
terjadinya pencemaran maupun kerusakan lingkungan hidup yang secara khusus
terhadap sengketa dimaksud.

Menanggapi putusan yang dijatuhkan, Ernest Pangihutan, S.H. selaku kuasa hukum PT
Tenaga Listrik Bengkulu, mengungkapkan, “Kami berterima kasih kepada Majelis Hakim
atas putusannya yang sangat memperhatikan kepentingan masyarakat Bengkulu.
Dengan adanya putusan ini, PT Tenaga Listrik Bengkulu bisa mengoperasikan
Pembangkit Listrik Tenaga Uap sesuai dengan jadwal, yaitu di kuartal pertama 2020.
Dengan demikian pula, PT Tenaga Listrik Bengkulu bisa mulai mendistribusikan listrik
untuk kebutuhan masyarakat sesuai dengan jadwal.”

“Majelis Hakim telah menempatkan hukum secara proporsional karena mampu
menyeimbangkan aspek kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan,” ujar Ernest.
“Di satu sisi Majelis Hakim menjamin kepastian hukum dalam berinvestasi bagi para
investor. Di sisi yang lain, Majelis Hakim juga mewujudkan keadilan dengan secara
sungguh-sungguh melihat apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Bengkulu saat ini. Dan
terakhir, Majelis Hakim ini jelas memperhatikan aspek kemanfaatan karena dengan
putusan ini isu mengenai pasokan listrik di Bengkulu bisa teratasi,” jelasnya.

Sekilas Tentang PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB)

PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) merupakan sebuah perusahaan penyedia tenaga listrik berbahan bakar batu bara berkapasitas 2x100 MW yang berada di Kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu. Dan merupakan bagian dari Program Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden No. 56/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden No. 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bengkulu 2x100 MW ditargetkan beroperasi pada Kuartal I tahun 2020.Dalam perjanjian jual beli tenaga listrik (Power Purchase Agreement), pembangkit listrik berbahan bakar batu baraini akan memasok listrik selama 25 tahun kepada PLN Bengkulu.




Editor : Redaksi
Sumber : Rilis

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.