Menteri Desa Sambut Tahun Baru 2020 dengan Doa Bersama dan Kenang Ketokohan Gus Dur


Surabaya,Rakjat.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyambut tahun baru 2020 dengan doa bersama warga dan kader-kader PKB Jawa Timur. Pria yang biasa disapa Gus Halim mengatakan dalam menyambut tahun baru baiknya diawali dengan doa bersama, memohon kebaikan-kebaikan untuk tahun depan, 2020. Karena tidak ada yang lebih penting dari tahun baru selain berusaha menjadi lebih baik.

Tidak kalah penting dari tahun baru kata Gus Halim adalah doa dan memperingati Haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Gus Dur tidak hanya sebagai pendiri PKB, namun Gus Dur adalah bapak dan guru dari kader-kader PKB. "Sebab itu, DPP PKB juga mewajibkan DPW dan DPC PKB untuk melaksanakan haul Gus Dur," ungkapnya, Selasa (31/12/2019) di Halaman Grha GD Jl. Gayungsari Timur Surabaya.

Gus Dur kata Gus Halim terkenal sebagai tokoh pejuang untuk masyarakat kecil. Dalam kegiatan dan bahkan saat menjadi presiden, Gus Dur sangat dekat dengan rakyat kecil dan berbaur tanpa sekat. Bahkan karena kedekatannya kepada masyarakat dan kewaliannya, makam Gus Dur hingga saat ini ramai dikunjungi oleh peziarah. "Itulah kewalian Gus Dur, Gus Dur sudah tiada, namun mampu menggerkkan perekonomian  rakyat, banyaknya peziarah dan orang berjualan disekitar makam Gus Dur," ungkapnya.

Usai doa tahlil dan pembacaan surat yasin, KH Suadi Abu Amar dan KH Muhsin Ghozali yang juga hadir menceritakan bagaimana kewalian Gus Dur. Banyak yang diceritakan terkait dengan kewalian Gus Dur seperti pembangunan pondok pesantren Ciganjur dan makam Gus Dur yang tidak pernah sepi dari peziarah.

Tampak hadir Ketua Komici C DPRD Jatim Aliyadi Mustofa, dan anggota Fraksi PKB Jatim diantaranya Hikmah Bafaqih, Umi Zahrok, Ufiq Zuriada dan Amir Aslichin. Tampak hadir juga di acara haul tersebut Ketua DPRD Kabupaten Mojokeroto Aini Zuhro.




Editor : Redaksi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.