Wujudkan Satu Data Kependudukan, BPS Sinergi bersama KSK


Bengkulu,Rakjat.com - Data merupakan hal penting demi terwujudnya pembangunan efektif dan efisien. Dengan data yang valid akan memudahkan pemerintah dalam mengambil kebijakan untuk masyarakat. 

Dalam hal ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu berupaya untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) 2020, gelar Rapat Teknis bersama Koordinator Statistik Kecamatan (RATEK KSK) BPS Se-Provinsi Bengkulu Tahun 2019 di Grage Horizon Hotel, Senin (16/12).

"Rakor ini bertujuan untuk menyatukan komitmen 129 KSK Se-Provinsi Bengkulu, untuk mensukseskan sensus penduduk 2020 menuju satu data kependudukan," ujar Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Dyah Anugrah Kuswardani.

Menurut Dyah, mengumpulkan data bukanlah hal yang mudah dan perlu dikerjakan secara bertahap, ia menilai peran KSK sangat penting demi terciptanya data yang valid hingga ke masyarakat. 

"Persoalan data, jangan dianggap mudah. Tugas KSK di masyarakat sangat berat, apalagi kita butuh data kependudukan yang  valid dengan kondisi real di masyarakat. Jika ada kesalahan data, tentu akan berakibat fatal di kemudian hari untuk itu KSK harus cermat dalam mendata," jelas Dyah.

Sementara, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto mengatakan pemerintah daerah Provinsi Bengkulu sangat mendukung Sensus Penduduk 2020 terlaksana dengan baik, sehingga dapat menghasilkan satu data kependudukan. 

"Terkait data kependudukan, dulu masih ditemukan dalam beberapa versi antara dukcapil dan BPS. Namun sekarang, kita sepakat hanya menggunakan data BPS, untuk itu kita dukung BPS untuk mewujudkan satu data kependudukan melalui programnya," terang Gotri.

Gotri menambahkan kemutakhiran dan kevalidan data kependudukan sangat penting bagi pemerintah untuk menentukan arah kebijakan dalam penggunaan anggaran, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat. 

"Data dan indikator statistik yang dihasilkan BPS selama ini telah banyak membantu pemerintah daerah dalam melakukan perencanaan dan evaluasi pembangunan. Ini merupakan loncatan besar dari sistem pendataan penduduk di Indonesia selama ini," tutupnya.




Editor : Redaksi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.