Skip to main content
BPKAD Turut Bangga dengan Capaian Deflasi

BPKAD Turut Bangga dengan Capaian Deflasi

Kota Bengkulu,Rakjat.com - Pj Walikota Bengkulu diwakili oleh Staf Ahli Rosminiarty didampingi Inspektur Eka Rika Rino dan beberapa kepala OPD mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat Data (Pusda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara virtual melalui Zoom Meeting, dari Ruang Monitoring Center Kota Bengkulu.

Dalam Rakor tersebut, dilihat pada 4 tahun terakhir, di bulan Januari selalu terjadi inflasi kecuali di tahun 2025. pada tahun 2025 terjadi deplasi (m-to-m) sebesar 0,76% dimana di tahun 2025 terjadi penurunan pada tahun sebelumnya, seperti Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga memberikan andil deflasi terbesar pada tahun 2025 sebesar 1,44%, sementara itu kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi dengan andil inflasi sebesar 0,56℅
Terdapat 11 provinsi yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) dan 27 provinsi yang mengalami penurunan IPH. Komoditas andil terbesar kenaikan IPH di 11 provinsi yang mendominasi adalah cabai merah dan cabai rawit.

Di sisi lain, Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda menanggapi Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat Data (Pusda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan mengapresiasi hasil rakor yang menunjukkan pencapaian positif Kota Bengkulu dengan terjadinya deflasi sebesar 0,76% pada bulan Januari 2025, setelah empat tahun berturut-turut mengalami inflasi di bulan yang sama. Ia menyoroti bahwa kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga memberikan andil deflasi terbesar pada tahun 2025, sementara sektor makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi. Yudi berharap, dengan pemantauan yang terus dilakukan, Pemkot Bengkulu dapat menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di masa mendatang, sekaligus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Daerah