Skip to main content
Workshop Literasi Keuangan/foto(Ist)

Workshop Literasi Keuangan “SMART MONEY: Cara Cerdas Kelola Keuangan

Tanjabtim, Rakjat.com- Ditengah perkembangan zaman dan perubahan gaya hidup yang semakin cepat , kesadaran akan pentingnya literasi keuangan menjadi kebutuhan yang tidak bisa di abaikan, terutama bagi generasi muda .

Penguatan literasi keuangan di kalangan generasi muda khususnya mahasiswa dan masyarkat menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi dinamika ekonomi dan perkembangan digital saat ini.

Kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dinilai tidak hanya berpengaruh pada kondisi ekonomi individu , tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Berangkat dari fenomena tersebut , otoritas jasa keuangan provinsi Jambi melalui perwakilan kampus menggelar workshop literasi keuangan bertema “ SMART MONEY: cara cerdas kelola keuangan” dengan menghadirkan narasumber PEBRIANSYAH, S.E.,MM seorang Akademisi serta praktisi usaha dan seorang Dosen di Institut Islam Al Mujadid Sabak.

Acara d ikuti oleh mahasiswa institut Islam Al mujadid sabak sebanyak 50 peserta, dan dilaksanakan di Aula Pendidikan Perintis Pembangunan Jambi. Minggu 10 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang kompherensif mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang terencana, adaptif, dan berorientasi jangka panjang, khususnya bagi kaum muda dan mahasiswa di kabupaten Tanjung jabung Timur.

Dalam pemaparannya , PEBRIANSYAH yang juga merupakan mahasiswa Doktoral Ekonomi di Univeritas Jambi menjelaskan bahwa transformasi sosial dan kemajuan teknologi telah mengubah pola konsumsi masyarakat , terutama di kalangan anak muda.

Kemudahan akses terhadap layanan digital , perdagangan Elektornik , serta pengaruh media sosial secara tidak langsung membentuk perilaku konsumtif yang apabila tidak di imbangi dengan literasi finansial yang memadai dapat berdampak pada ketidakstabilan ekonomi setiap individu .

Lanjutnya , mahasiswa sebagai kelompok intelektual dan generasi produktif perlu memiliki kemampuan manajemen keuangan yang baik sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tantangan ekonomi dimasa mendatang . Literasi keuangan tidak lagi di pandang sekedar kemampuan mengatur pengeluaran , melaikan mencakup kemampuan menyusun prioritas kebutuhan , membangun perencanaan finansial , memahami resiko ekonomi , hingga menciptakan kemandirian finansial secara berkelanjutan .

Sebagai seorang akademisi dan pengusaha , PEBRIANSYAH juga menekankan bahwa pengelolaan keuangan yang baik merupakan pondasi penting dalam membangun produktivitas dan daya saing masyarakat. Di kabupaten Tanjung jabung timur , yang sebagian masyarakatnya bergerak pada sektor perdagangan , pertanian, perkebunan dan usaha mikro kecil , pemahaman finansial menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga maupun pengembangan usaha masyarakat.

Workshop ini turut mendorong peserta untuk mulai membangun pola pikir produktif , disiplin dalam pengelolaan keuangan , serta memiliki orientasi terhadap investasi sumber daya dan pengembangan kapasitas diri .

Lanjutnya , melalui workshop ini di harapkan lahir kesadaran kolektif di tengah masyarkat bahwa literasi keuangan merupakan bagian penting dari pembangunan sosial dan ekonomi daerah .

Kegiatan edukasi finansial ini diyakini dapat menciptakan generasi muda yang mandiri , rasional dalam mengambil keputusan ekonomi , serta mampu berkontribusi positif bagi kemajuan kabupaten Tanjung Jabung Timur di masa depan.(Hadi su) 

Daerah