Tebas Bayang BWS VI Tahun 2025,Warga Rantau Rasau Ucapkan terimakasih
Tanjabtim,Rakjat.com- Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera VI (BWSS VI) melaksanakan kegiatan tebas bayang di kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur,tepatnya wilayah parit primer maupun parit sekunder dari puding hingga sk 28 Desa Rantau Jaya.
Kegiatan rutin ini menjadi tanggung jawab dalam pemeliharaan dan pengelolaan infrastruktur publik, termasuk aliran sungai dan ruang terbuka hijau,agar tetap baik serta aman.
Tebas bayang tahap 1 yang bersumber dari anggaran tahun 2025,ini untuk membersihkan rerumputan yang berada di aliran dan bahu parit primer serta sekunder di kecamatan Rantau Rasau.
Pengerjaan yang di inisiasi oleh BWSS VI, menjadi pekerjaan rutin dilaksanakan demi melancarkan keluar masuknya air sungai,mencuci saluran,dan mengeluarkan air yang berlimpah dari perkebunan maupun sawah masyarakat ketika musim penghujan.
Dengan pelaksanaan tebas bayang ini Masyarakat dan lurah Bandar Jaya kecamatan Rantau Rasau mengucapkan terimakasih.
"Kalau dibersihkan enak Mato memandang,air pun sering dipakai dan kalau bisa minimal 5 bulan sekali lah."Ujar Nita warga Rantau Rasau.
Selain itu Nita juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah karena telah merawat aliran parit primer maupun sekunder yang berada di kecamatan Rantau Rasau,"Kalau bersih parit ini,enak jugo mato memandangnya."Imbuhnya.
Ditempat yang berbeda Lurah Bandar Jaya Ari Mulyono juga mengucapkan terimakasih kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera VI karena telah mengerjakan kegiatan rutinnya yaitu pemeliharaan parit dengan membersihkan rumput yang berada di aliran dan bahu parit primer sekunder."Ucapnya.
Selanjutnya ia juga berharap agar kegiatan rutin ini terus dilakukan dan ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama di aliran parit primer maupun sekunder.
Kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain untuk keindahan,juga untuk melancarkan saluran air di perkebunan maupun pertanian masyarakat."Imbuh Lurah.(Hadi su)