Skip to main content
.

TMMD 112 Kodim 1203 Ketapang Beri Mimpi Ibu Setelon Kenyataan

Bengkulu, Rakjat.com - Panas sinar Matahari dan sengatan terik mentari yang dapat membakar kulit semakin menunjukkan suasana di Desa Bengaras dusun Entinap RT 05 RW 03 Kecamatan Sungai Laur kab. Ketapang. Di saat rumah yang sedang dibongkar oleh anggota TNI. Rumah ini yang dulunya tidak layak huni, rumah yang beratapkan seng dalam kondisi bocor, berkarat.

 Begitu terlihat ada seorang wanita yang sudah tua berumur sekitar 76 tahun dengan baju lusuh yang membalut tubuhnya. Ia sibuk mengumpulkan kayu-kayu bekas bangunan rumahnya yang bereda dibelakang rumah.. Nampak wajahnya yang sumringah menatap rumah yang sedang dibangun. Raut wajah nampak gembira terpancar mereka melihat rumahnya yang sedang dibongkar untuk dibangun yang lebih layak lagi oleh para anggota TNI .

Wanita kelahiran 76 tahun silam itu bernama lengkap ibu Setelon, merupakan ibu dari enam orang anak. Ibu Setelon yang merupakan seorang Tunarungu yang selama ini tinggal di gubuk dengan ukuran 6X6 meter. Ibu Setelon di Desa Bengaras dusun Entinap RT 05 RW 03 Kecamatan Sungai Laur kab. Ketapang memang memiliki rumah yang tidak layak huni.

 Hanya senyuman yang sekali kali muncul dari wajah ibu 76 tahun ini, melihat rumah yang sedang dibongkar, dengan bahasa isyarat sesekali karena beliau seorang Tunarungu.


Kegiatan RTHL (Rumah Tidak Layak Huni) yang menjadi sasaran salah satu kegiatan TMMD ke-112 di Ketapang yaitu rumah ibu Setelon di Desa Bengaras dusun Entinap RT 05 RW 03 Kecamatan Sungai Laur kab. Ketapang, sebelumnya adanya laporan dari kepala RT kepada Babinsa,kemudian melalui Pasiter Kodim 1203/Ktp Kapten Inf Yulianto dilaporkan ke Dandim 1203/Ktp untuk dimasukan program TMMD.


Warga RT 05 RW 03 Desa Bengaras dusun Entinap banyak yang merasa kasian dengan kondisi rumah ibu Setelon, bersyukur ada program TMMD ke-112 salah satu sasaran merehab rumah tidak layak huni.

Ini merupakan bentuk kepedulian dan respon serta tanggap dari Kodim 1203/Ketapang terhadap kesulitan masyarakat setempat,” ungkap Kapenrem 121/Abw Mayor Inf Supriyono.

Kapenrem 121/Abw juga mengapresiasi kepada Komandan Kodim 1203/Ktp atas pilihan sasaran RTLH. “ saya sangat apresiasi atas sasaran RTLH ini, sudah tepat bahwa TNI sesuai dengan delapan  wajib TNI salah satunya mengatasi kesulitan rakyat disekelilingnya,nah hal ini sudah tepat. Disamping itu juga antusias warga dalam membantu dan bergotong royong merehab rumah ibu Setelon bagus sekali, semangat dan kompak. Sehingga nantinya dapat mempercepat pekerjaan dan dapat dihuni sebgaimana rumah yang layak,” pungkas Mayor Inf Supriyono. 

Sebetulnya ibu Setelon menyembunyikan keadaan yang dirasakan, karena beliau adalah seorang tunarungu kelihatannya tidak nampak. Walaupun tidak nampak, namun masyarakat sekitar merasa kasihan. Begitu rumahnya direhab, dengan bahasa isyarat ibu Setelon gembira.

Salah satu anak dari ibu Setelon yang bernama Alfiansyah juga merasa bangga, senang dan mengucapkan terima kasih baik kepada warga maupun TNI yang bergotong royong ikut membantu rehab rumah orang tuanya," Saya merasa seneng banget bahwa rumah orang tua saya dibangun, saya ucapkan terimakasih kepada pihak TNI dan warga disini yang telah ikut gotong royong membangun rumah," ungkapnya.

Sebelumnya kondisi rumah sangat memprihatikan, sudah sempit, kayu banyak lapuk, atap seng sudah berkarat bocor lagi. Pokoknya saya bersyukur lah dapat rehab ini sehingga nantinya dapat nyaman untuk di huni," jelas Alfiansyah.