10 Daerah di Provinsi Bengkulu Zona Orange Covid-19, Ini Langkah Pemprov
Bengkulu, Rakjat.com - Berdasarkan data dari Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 Provinsi Bengkulu didapati bahwa saat ini 10 Daerah di Provinsi ini telah masuk dalam zona orange. Zona orange ini di artikan sebagai wilayah yang memiliki resiko sedang dalam penyebaran Covid-19 ini, Kamis (6/5).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, menyampaikan bahwa zona orange ini diartikan sebagai zona yang memiliki risiko sedang untuk penyebaran Covid-19. Dua hari sebelumnya, sudah ada 9 daerah yang berada di zona orange yakni Kota Bengkulu, Rejang Lebong, Lebong, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, dan Mukomuko, Kaur, Seluma, dan Kepahiang.
Sedangkan Kabupaten Bengkulu Tengah masuk dalam status zona kuning. Namun per 5 Mei kemarin, Benteng juga dinyatakan masuk dalam zona orange.
“Ini yang wajib jadi perhatian untuk kita semua. Sekali lagi, prokes jangan sampai di abaikan. Apalagi jelang Idul Fitri nanti, yang potensi kerumanan juga tinggi,” imbaunya.
Herwan juga mengatakan selain disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan), masyarakat juga wajib ikut melaksanakan vaksinasi. Pasalnya, capaian vaksinasi belum memenuhi harapan. Terutama bagi vaksin yang diperuntukkan bagi Lansia.
“Kita minta vaksinasi agar sesegera mungkin dilaksanakan. Jangan sampai nanti expired dan menjadi percuma,” imbuhnya.
Untuk diketahui, ada beberapa daerah yang realisasi dari vaksinasi untuk lansia masih di bawah 5 persen untuk vaksin dosis pertama. Diantaranya, Kabupaten Seluma baru mencapai 1,2 persen, Kabupaten Rejang Lebong 4,5 persen, Kabupaten Lebong 1 persen, Kabupaten Kepahiang 3,6 persen.
Bahkan untuk Kabupaten Mukomuko baru mencapai 0,8 persen untuk dosis pertama bagi Lansia. Sementara untuk dosis kedua, baru Bengkulu Utara yang mencapai angka 3,39 persen, Bengkulu Tengah 2,56 persen, Rejang Lebong 2,20, Kota Bengkulu 9,46 persen, sedangkan daerah lainnya masih dibawah angka tersebut.
“Untuk Daerah yang capaian vaksinnya masih rendah, kita terus dorong agar segera lakukan vaksinasi ya,” jelasnya.
Vaksninasi ini dilakukan untuk menangkal virus ini, Apalagi menjelang perayaan Idul Fitri dimana diprediksi akan ada lebih banyak potensi kerumanan. Misalnya di pasar, tempat wisata, maupun tempat ibadah. Untuk itu, pihaknya bersama satgas Covid-19 tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai lengah untuk protokol kesehatan pencegahan Covid-19.