Skip to main content
Jalan Napal Jungur Lubuk Sandi Ambles, Warga Pasang Batang Pisang Karena Belum Ada Perbaikan

Jalan Napal Jungur Lubuk Sandi Ambles, Warga Pasang Batang Pisang Karena Belum Ada Perbaikan

Seluma, Rakjat.com - Ruas jalan penghubung menuju Desa Napal Jungur, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma kini dalam kondisi sangat memprihatinkan. Sebagian badan jalan ambles akibat longsor, menyisakan lubang besar yang membahayakan setiap pengguna jalan.

Jalan ini merupakan akses utama yang melayani sedikitnya enam desa di wilayah Lubuk Sandi. Kerusakan yang sudah berlangsung bertahun-tahun itu hingga saat ini belum mendapatkan penanganan serius dari pemerintah, sehingga dikhawatirkan semakin meluas dan suatu saat memutus akses lalu lintas sepenuhnya.

Karena minimnya penerangan jalan di lokasi tersebut, warga bersama pemuda setempat mengambil langkah darurat secara swadaya: memasang batang pisang di tengah lubang sebagai penanda sederhana bagi pengendara, terutama saat malam hari agar tidak terperosok.

Tokoh pemuda Kecamatan Lubuk Sandi, Erwan Fahrudin, menyayangkan lambatnya respons Pemerintah Kabupaten Seluma terhadap infrastruktur yang menjadi urat nadi perekonomian warga ini.

“Jalan ini bukan sekadar penghubung desa, tapi akses vital bagi pelajar berangkat sekolah, petani, pedagang, dan seluruh warga yang beraktivitas sehari-hari. Kerusakan ini langsung menghambat mobilitas dan pengiriman hasil pertanian,” ujar Erwan, Selasa (6/7/2026).

Ia pun memohon perhatian khusus anggota DPRD Kabupaten Seluma perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil) IV. “Kami berharap anggota dewan menyuarakan kondisi ini dan memperjuangkan pembangunan di Lubuk Sandi. Kami juga butuh perbaikan jalan layaknya wilayah lain,” tambahnya.

Sebagian besar warga setempat bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan. Jalan yang rusak parah membuat pengangkutan hasil panen ke pasar menjadi sulit dan berisiko merusak hasil tani.

Sambil menunggu kepastian anggaran dan perbaikan resmi, warga hanya bisa mengandalkan batang pisang sebagai penanda. “Kami pasang batang pisang agar pengendara tahu ada lubang besar. Kami sangat khawatir terjadi kecelakaan fatal, apalagi gelap gulita di malam hari,” jelas Erwan.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Seluma beserta anggota DPRD Dapil IV segera turun meninjau lokasi dan segera mengalokasikan dana perbaikan. Jika dibiarkan terus, dikhawatirkan badan jalan akan semakin amblas hingga memutus akses menuju Desa Napal Jungur dan desa-desa sekitarnya.

Daerah