Pengalaman Pahit Konsumen GrabFood di Jambi, Diacungi Jari Tengah Oknum Driver
Jambi,Rakjat.com- Pengalaman kurang menyenangkan saat menggunakan layanan pesan-antar makanan GrabFood dikeluhkan seorang pengguna di Jambi.
Persoalan bermula ketika Hendra Sebagai pengguna bersama istrinya melakukan tiga pemesanan makanan melalui aplikasi dengan titik pengantaran yang sama, namun salah satu pesanan justru berujung pada komplain terkait lokasi.
Menurut keterangan pengguna, tiga pesanan tersebut diantar oleh tiga driver berbeda. Pada pesanan pertama, makanan dapat diantarkan ke titik yang tercantum dalam aplikasi dan diterima langsung oleh istrinya tanpa kendala.
Namun, persoalan muncul pada pesanan kedua. Pengguna mengaku driver sempat menghubungi istrinya melalui telepon dan mempermasalahkan titik lokasi pengantaran.
Dalam komunikasi tersebut, menurut pengguna, istrinya merasa mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan, karena disebut dimarahi oleh driver dengan alasan titik lokasi berbeda.
Persoalan kemudian berlanjut ketika driver bertemu dengan pengguna dan istrinya. Pengguna menyampaikan bahwa oknum driver tersebut sempat menunjukkan gestur jari tengah kepada dirinya dan istrinya.
Merasa penasaran apakah memang terdapat persoalan pada titik lokasi, pengguna kemudian melakukan pemesanan ketiga melalui aplikasi GrabFood dengan menggunakan titik pengantaran yang sama.
Hasilnya, menurut pengguna, driver ketiga dapat langsung menuju lokasi dan mengantarkan pesanan tanpa kendala.
“Pesanan pertama dengan titik yang sama bisa sampai. Pesanan kedua dipermasalahkan karena katanya titik berbeda. Saya kemudian coba pesan lagi dengan titik yang sama, ternyata driver ketiga bisa langsung mengantarkan,” ujar Hendra, Senin 24 Agustus 2026.
Pengguna menilai kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai perbedaan pengalaman pelayanan yang diterimanya, khususnya terkait persoalan titik lokasi.
Ia mengaku kecewa karena sebagai konsumen, dirinya berharap persoalan teknis seperti lokasi pengantaran dapat dikomunikasikan secara baik, tanpa menimbulkan ketegangan dengan pelanggan.
“Kalau memang ada masalah titik lokasi, seharusnya bisa disampaikan dengan baik. Kami sebagai pengguna juga ingin mendapatkan pelayanan yang nyaman,” katanya.
Pengguna berharap pihak Grab dapat menindaklanjuti keluhan tersebut dan melakukan evaluasi terhadap pelayanan pengemudi, terutama dalam hal komunikasi serta etika pelayanan kepada konsumen.
Keluhan ini juga menjadi perhatian karena dalam kasus tersebut terdapat tiga pengantaran dengan titik yang disebut pengguna sama, tetapi hanya salah satu pesanan yang dipersoalkan.(Red)