Yudi Susanda Apresiasi Penggunaan Besek untuk Pembagian Daging Kurban
Bengkulu, Rakjat.com –Pengurus Masjid Agung At-Taqwa, Kota Bengkulu membuat terobosan baru dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini. Pihak masjid resmi mengganti penggunaan kantong plastik sekali pakai dengan wadah anyaman bambu atau besek untuk membagikan daging kurban kepada masyarakat.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata menjaga kelestarian lingkungan dan meminimalkan sampah plastik. Proses pemotongan dan distribusi hewan kurban ini ditinjau langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Medy Pebriansyah. Dalam peninjauan tersebut, Medy didampingi oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bengkulu, drh. Henny Kusuma Dewi, serta Ketua Umum Masjid Agung At-Taqwa Kota Bengkulu, Buya Yulkamra.
Medy memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang diinisiasi oleh pengurus Masjid Agung At-Taqwa. Menurutnya, penggunaan besek merupakan langkah cerdas untuk menekan pencemaran lingkungan karena bahannya yang mudah terurai dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat "Siang hari ini kita melaksanakan pemotongan hewan kurban di Masjid Agung At-Taqwa. Pemotongannya sudah selesai, tinggal pembagian daging kurban-nya. Kita menyampaikan bahwa di tahun ini ada salah satu terobosan dari pengurus Masjid Agung At-Taqwa yaitu wadah untuk pembagian dagingnya tidak lagi menggunakan kantong plastik tapi sudah menggunakan besek yang lebih ramah lingkungan," ujar Medy
Medy menambahkan, selain faktor lingkungan, penggunaan besek bambu juga memberikan dampak positif terhadap kualitas daging kurban itu sendiri. Berdasarkan penjelasan dari pihak pengurus masjid, daging yang disimpan di dalam besek memiliki daya tahan yang lebih baik "Jadi tidak akan mencemari lingkungan sekitarnya, nanti akan terurai, bisa dipakai lagi, dan tadi Buya menyampaikan dagingnya insya allah lebih awet, lebih nikmat rasa dibanding dikantongi dengan kantong plastik," lanjut Medy.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap gerakan peduli lingkungan dalam pembagian daging kurban ini tidak hanya berhenti di Masjid Agung At-Taqwa saja. Medy juga berharap agar langkah positif ini menjadi contoh dan diikuti oleh seluruh pengurus masjid lain yang tersebar di wilayah kota maupun provinsi. Selain itu, inovasi-inovasi kebaikan yang telah sukses dapat ditiru masjid-masjid se-Provinsi Bengkulu
Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda menyambut baik penggunaan besek bambu sebagai wadah pembagian daging kurban di Masjid Agung At-Taqwa. Menurutnya, inovasi tersebut merupakan langkah positif yang tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi masjid lain dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.