Skip to main content
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita

18.142 Warga Kota Bengkulu Terima BPNT Triwulan II, Dinsos Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Bengkulu,Rakjat.com – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan. Hingga pertengahan tahun, sebanyak 18.142 warga Kota Bengkulu telah menerima penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk triwulan kedua.


Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dan gizi sehari-hari, sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang terus berfluktuasi.


Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, mengatakan penyaluran BPNT berjalan optimal berkat pengawasan yang ketat dan koordinasi aktif bersama jajaran pemerintah hingga tingkat kelurahan dan kecamatan.


"Penyaluran bantuan BPNT kepada 18.142 warga Kota Bengkulu merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang berhak menerima bantuan justru terlewat dari program perlindungan sosial," ujarnya, Kamis (9/7).


Ia menjelaskan, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh bantuan secara rutin setiap triwulan. Bagi penerima yang juga terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH), nilai bantuan yang diterima dapat lebih besar sehingga diharapkan mampu mendukung kebutuhan pendidikan dan kesehatan anak.


Dinsos Kota Bengkulu juga menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah penerima yang belum mencairkan bantuan karena proses verifikasi data masih berlangsung. Oleh sebab itu, validasi data terus dilakukan bersama aparat kelurahan dan kecamatan guna memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.


Menurut Afriyenita, akurasi data menjadi prioritas utama untuk menghindari tumpang tindih penerima maupun kesalahan sasaran. Seluruh petugas pendamping diinstruksikan bekerja secara profesional, objektif, dan teliti dalam melakukan pendataan di lapangan.


Pemerintah Kota Bengkulu berharap program BPNT tidak hanya menjadi bantuan jangka pendek, tetapi juga menjadi stimulus bagi masyarakat rentan untuk meningkatkan taraf hidup dan secara bertahap keluar dari garis kemiskinan.


Masyarakat juga diimbau memanfaatkan bantuan sosial secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan, pendidikan anak, dan kebutuhan penting lainnya.


Sebagai informasi, bantuan sosial dapat dikecualikan (exclude) apabila dalam satu Kartu Keluarga (KK) terdapat anggota yang berstatus ASN, TNI, atau Polri, maupun apabila data penerima tidak lagi memenuhi kriteria yang ditetapkan berdasarkan hasil pemutakhiran dan verifikasi pemerintah.

Daerah