Polres Seluma Selidiki Dugaan Pembakaran Mobil Ketua DPRD
Seluma, Rakjat.com - Sebuah mobil pribadi milik Ketua DPRD Kabupaten Seluma, April Yones, diduga sengaja dibakar oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Peristiwa ini terjadi pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB, di garasi kediaman korban yang berlokasi di RT 01 RW 02, Kelurahan Pasar Tais, Kabupaten Seluma.
Saat kejadian berlangsung, April Yones diketahui sedang berada di Jakarta untuk menjalankan tugas kedinasan, sehingga di rumah hanya ditempati anggota keluarganya.
Kobaran api pertama kali dilihat warga sekitar yang muncul dari bagian belakang sebelah kanan kendaraan jenis Honda HR-V tersebut. Mobil itu terparkir di depan toko elektronik milik keluarga korban. Warga yang melihat kejadian segera menghubungi istri Ketua DPRD, Rika Martini.
“Saya ditelepon tetangga yang mengatakan ada kebakaran, kemudian saya langsung keluar rumah,” ungkap Rika.
Berkat respons cepat warga, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar lebih luas. Warga secara gotong royong membawa air menggunakan ember dan menyiram bagian yang terbakar, sehingga kerusakan tidak menyebar ke seluruh badan mobil maupun bangunan di sekitarnya.
Akibat insiden ini, bagian belakang sebelah kanan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, sementara ban belakang diketahui hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan dalam peristiwa ini.
Mendapat laporan, personel Polres Seluma bersama Tim Identifikasi Tempat Kejadian Perkara (Inafis) segera tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Petugas memasang garis polisi guna mengamankan lokasi dan memperlancar proses penyelidikan.
Selain memeriksa jejak di lokasi, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa sebagai barang bukti, serta mengumpulkan sampel sidik jari untuk dianalisis secara forensik.
Berdasarkan keterangan saksi, aksi pembakaran diduga dilakukan oleh dua orang tak dikenal. Namun hingga kini, identitas pelaku serta motif di balik kejadian masih belum diketahui dan terus diselidiki.
Proses penyelidikan pun menghadapi kendala, karena perangkat perekam CCTV (DVR) di lokasi dilaporkan rusak, sehingga rekaman saat kejadian tidak dapat diambil sebagai bahan bukti pendukung.
Pihak Polres Seluma menegaskan akan melakukan penyelidikan secara intensif. Saat ini tim masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan berbagai alat bukti untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada identitas terduga pelaku yang ditetapkan maupun diumumkan.