247 Calon Jamaah Haji Asahan Dapat Upah-Upah, Bupati: Ini Panggilan Allah yang Patut Disyukuri
ASAHAN, Rakjat.com – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan saat Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar upah-upah bagi calon jamaah haji tahun 1447 H/2026 M, Selasa (21/4/2026).
Sebanyak 247 calon jamaah haji mengikuti prosesi yang sarat makna tersebut. Tradisi upah-upah menjadi simbol doa dan harapan agar para tamu Allah SWT diberikan keselamatan, kesehatan, serta kelancaran dalam menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Asahan, H. Jamaluddin, menyampaikan bahwa dari total 247 jamaah, terdiri atas 108 laki-laki dan 139 perempuan.
Ia juga mengungkapkan kisah menarik dari para jamaah, di antaranya jamaah tertua berusia 86 tahun atas nama Paino, serta jamaah termuda berusia 19 tahun atas nama Dary Nur Luthfiah.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menekankan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah yang tidak semua orang dapatkan.
“Ini adalah panggilan Allah SWT yang patut kita syukuri. Banyak yang harus menunggu hingga belasan tahun untuk berangkat,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan keikhlasan.
Bupati juga berpesan agar para jamaah menjaga niat, kesehatan, serta mengikuti setiap tahapan manasik dengan disiplin, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Prosesi upah-upah yang dipimpin oleh pengurus IPHI menjadi puncak kegiatan, setelah sebelumnya diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, serta penyerahan sarung dan syal secara simbolis kepada jamaah.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.30 WIB ini berjalan dengan tertib dan penuh kekhidmatan, sekaligus menjadi momen kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam melepas para calon tamu Allah SWT.