Skip to main content
Wakil Bupati Asahan Dukung Program Penanaman Jagung Ketahanan Pangan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku

Wakil Bupati Asahan Dukung Program Penanaman Jagung Ketahanan Pangan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku

Asahan, Rakjat.com – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menyatakan dukungan penuh terhadap program Penanaman Jagung Ketahanan Pangan yang digagas Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan penanaman jagung yang berlangsung di lahan Air Joman, Kabupaten Asahan (eks HGU PT BSP), Rabu (5/8), bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, A.Md., S.H., M.Si., Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku beserta jajaran, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan meninjau lahan yang telah dipersiapkan sebagai lokasi pembangunan Lapas Minimum Security Asahan. Sebelum pembangunan dimulai, lahan tersebut dimanfaatkan untuk penanaman jagung agar tetap produktif sekaligus menjadi media pembinaan bagi warga binaan.

Menurutnya, program ini memberikan kesempatan kepada warga binaan yang telah memenuhi asesmen dan akan segera bebas untuk memperoleh edukasi dan keterampilan bercocok tanam sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

"Lahan ini akan dioptimalkan agar produktif sebelum nantinya dibangun Lapas Minimum Security Asahan. Kami ingin lahan ini benar-benar hidup dan memberikan manfaat sebelum pembangunan dilaksanakan," ujar Jalu Yuswa Panjang.

Wakil Bupati Asahan Rianto mengapresiasi inisiatif tersebut karena dinilai memberikan manfaat ganda, yakni mendukung program ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat setelah menyelesaikan masa pidana.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung kali ini merupakan periode kedua. Sebelumnya, penanaman telah dilaksanakan di lahan seluas 5,5 hektare dengan hasil yang cukup memuaskan.

"Kami mendukung penuh kegiatan ini. Program ini sangat baik karena selain mendukung ketahanan pangan, juga memberikan edukasi kepada warga binaan yang telah memenuhi asesmen sehingga saat mereka bebas, khususnya warga Asahan, mereka memiliki keterampilan bercocok tanam yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup," ujar Rianto.

Lebih lanjut, Rianto berharap keterampilan yang diperoleh selama mengikuti program tersebut dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.

"Ketika keluar dari sini mereka membawa ilmu bercocok tanam. Harapan kita, mereka dapat mandiri dan tidak lagi menjadi warga binaan. Program ini sangat luar biasa. Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami mengucapkan terima kasih dan berharap program ini dapat terus berlanjut," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Asahan bersama Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara, Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku, dan para undangan melakukan penanaman bibit jagung secara simbolis. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara bersama Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara dan Wakil Bupati Asahan.

Kegiatan berakhir pada pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan sukses.