Skip to main content
Gambar Bank Jambi/sumber Google

Raih Predikat "Sangat Bagus",Namun Nasabah Bank Jambi Keluhkan Layanan Belum Optimal

JAMBI,Rakjat.com — Raih predikat “Sangat Bagus” dengan skor 83,54 dalam Finance Award 2026 yang diterima Bank Jambi menjadi sorotan setelah muncul keluhan dari nasabah mengenai layanan transaksi perbankan.

Ahmad Firdaus, Pengurus DPD Brigade Rakyat Nusantara Provinsi Jambi sekaligus nasabah Bank Jambi, mempertanyakan capaian tersebut di tengah kendala transaksi yang menurut pengalamannya masih terjadi.

Ahmad mengungkapkan, dirinya hingga kini mengeluhkan belum bisa melakukan transfer dari rekening Bank Jambi ke rekening bank lain di luar Bank Jambi. Ia juga menyampaikan bahwa pembayaran menggunakan QRIS belum dapat digunakan sebagaimana mestinya.

“Penghargaan dengan predikat sangat bagus tentu menjadi kebanggaan. Tetapi bagaimana dengan pelayanan yang dirasakan nasabah? Saya sebagai nasabah masih mengeluhkan transfer dari Bank Jambi ke bank lain dan pembayaran melalui QRIS yang belum bisa digunakan,” ujar Ahmad Firdaus.

Menurut dia, penghargaan dan penilaian terhadap kinerja perbankan semestinya juga diiringi dengan layanan yang berfungsi optimal. Sebab, bagi nasabah, kemudahan transfer ke rekening bank lain dan pembayaran digital merupakan kebutuhan penting dalam aktivitas sehari-hari.

Penghargaan Tinggi, Nasabah Minta Kepastian

Ahmad menilai, capaian penghargaan perlu dilihat bersama pengalaman nyata pengguna layanan. Predikat yang diterima sebuah bank tidak serta-merta menjawab persoalan ketika nasabah masih menghadapi kendala transaksi.

“Jangan hanya melihat penghargaan yang diraih. Nasabah juga membutuhkan kepastian kapan transfer ke bank lain bisa dilakukan dan kapan QRIS kembali berfungsi normal. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi,” katanya.

Ia meminta manajemen Bank Jambi menjelaskan secara terbuka apakah kendala tersebut berkaitan dengan pembatasan sistem, proses pemulihan layanan, atau faktor teknis lainnya.

Bank Jambi Diminta Beri Penjelasan

Ahmad mendesak Bank Jambi menyampaikan status terkini layanan transfer keluar ke bank lain dan pembayaran melalui QRIS, termasuk langkah perbaikan serta target pemulihannya.

Menurut dia, keterbukaan informasi penting agar nasabah mengetahui layanan apa saja yang sudah dapat digunakan dan fasilitas mana yang masih mengalami kendala.

“Kalau memang masih ada kendala, sampaikan secara terbuka. Nasabah berhak mendapatkan informasi yang jelas, bukan dibiarkan bertanya-tanya ketika hendak melakukan transaksi,” ujarnya.(*)

Daerah