Skip to main content
Wisudakan 33 Lansia, Bupati Ajak Masyarakat Berbakti Pada Orang Tua

Wisudakan 33 Lansia, Bupati Ajak Masyarakat Berbakti Pada Orang Tua

Lebong, Rakjat.com – Bupati Lebong, H. Azhari, S.H., M.H., menghadiri kegiatan wisuda Sekolah Lansia Sama Hati yang berlangsung di Gunung Alam, Kabupaten Lebong. Sebanyak 33 peserta laki-laki dan perempuan resmi diwisuda setelah mengikuti proses pembelajaran selama kurang lebih delapan bulan.

Para peserta wisuda berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari 60 tahun hingga 78 tahun. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat lanjut usia (lansia) agar tetap aktif, produktif, sehat, dan bahagia di masa tua.

Dalam keterangannya, Bupati Lebong H. Azhari menjelaskan bahwa Sekolah Lansia Sama Hati merupakan program pemberdayaan yang memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap beraktivitas, mengembangkan kreativitas, serta menjalin interaksi sosial.

Menurutnya, proses pembelajaran di Sekolah Lansia berbeda dengan pendidikan formal pada umumnya. Kegiatan dilaksanakan satu kali dalam seminggu dengan berbagai aktivitas, seperti senam bersama, bernyanyi, dan pelatihan keterampilan.

"Pembelajaran mereka bisa berbentuk senam, bernyanyi bersama, dan keterampilan. Dengan kegiatan ini, mereka merasa diberdayakan dan tidak hanya berada di rumah. Kita ingin mereka tetap kreatif, tidak bosan, dan terus semangat menjalani masa tua," ujar Azhari.

Ia menjelaskan, di Kabupaten Lebong terdapat dua kelompok Sekolah Lansia, yakni di Gunung Alam dan di Desa Air Dingin, Kecamatan Rimbo Pengadang.

Bupati juga menyampaikan bahwa program Sekolah Lansia sejalan dengan upaya pembangunan keluarga dan pemberdayaan penduduk lanjut usia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Menurut Azhari, perhatian terhadap lansia merupakan tanggung jawab bersama, baik keluarga maupun pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa para lansia telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga dan masyarakat sehingga sudah sepantasnya mendapatkan perhatian serta penghormatan.

"Kita ada karena mereka. Sekarang waktunya kita membalas budi kepada orang tua kita dengan memberikan perhatian, kasih sayang, dan kepedulian kepada mereka," tegasnya.

Azhari juga menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Lebong menempati urutan kedua di Provinsi Bengkulu dalam hal jumlah penduduk lanjut usia, setelah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Ia berharap kondisi tersebut dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan lansia, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang sehat, nyaman, dan bermakna.

Suasana haru turut mewarnai kegiatan wisuda ketika Bupati Azhari menyampaikan pidatonya hingga meneteskan air mata. Ia mengaku teringat akan kedua orang tua serta mertuanya yang telah memberikan banyak makna dalam kehidupannya.

Azhari mengungkapkan bahwa ayahnya telah meninggal dunia pada 2003. Sementara itu, ia masih memiliki ibu dan baru saja kehilangan mertuanya yang juga dianggap sebagai orang tua sendiri.

"Bagaimanapun juga, kita semua punya orang tua. Walaupun bapak saya sudah lama meninggal pada 2003, saya masih memiliki ibu. Mertua saya juga baru saja meninggalkan kami. Bagi saya, mertua adalah orang tua kita juga dan tidak ada perbedaan," ungkapnya dengan haru.

Ia menegaskan bahwa keberadaan orang tua merupakan anugerah yang harus disyukuri. Karena itu, setiap anak memiliki kewajiban untuk berbakti, menghormati, dan memberikan perhatian kepada orang tua, terutama ketika mereka memasuki usia lanjut.
Bupati juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan orang tua yang telah memasuki masa senja. Menurutnya, kasih sayang dan perhatian keluarga sangat dibutuhkan agar para lansia dapat menjalani hari-hari mereka dengan penuh kebahagiaan.

"Saya berpikir, masih banyak anak-anak yang menempatkan orang tuanya di panti, padahal orang tua adalah surga bagi kita. Karena mereka, kita ada. Oleh sebab itu, sudah seharusnya kita berbakti dan memberikan perhatian kepada mereka," tuturnya.

Melalui kegiatan wisuda Sekolah Lansia Sama Hati ini, Pemerintah Kabupaten Lebong berharap para lansia semakin bersemangat menjalani masa tua, tetap aktif dalam kehidupan bermasyarakat, serta mendapatkan dukungan dan perhatian dari keluarga maupun pemerintah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa menghormati dan menyayangi orang tua bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk rasa syukur dan balas budi atas segala pengorbanan yang telah mereka berikan.

Ggg
Daerah